Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Pengobatan Dalam Kedokteran Islam – KHT 1 Bagian 1. 5

Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Pengobatan Dalam Kedokteran Islam – KHT 1 Bagian 1. 5

Materi Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Pengobatan Dalam Thibun Nabawi atau Kedokteran Islam ini khusus untuk Internal Agen HNI HPAI dan tidak untuk dipergunakan secara umum. Mohon untuk tidak membagikannya melalui media apapun termasuk sosial media dan website kecuali untuk Agen di Jaringan Anda!

Bab 1

Kedokteran Islam Bagian 5

Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Pengobatan Thibun Nabawi

KHT 1 Bagian 4 : Prinsip-prinsip Dalam Kedokteran Islam

Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Pengobatan Thibun Nabawi

 

Beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan dalam suatu pengobatan ialah :

  1. Keikhlasan Perawat
  2. Pengalaman
  3. Tahap penyakit
  4.  Amalan berterusan
  5. Keyakinan pengguna

Seorang herbalis bukan saja mempunyai kepandaian dalam ilmu herba tetapi juga merupakan seorang ahli psikologi yang dapat merasakan perasaan dan kesakitan yang diderita orang lain. Percayalah kebahagiaan yang diperoleh dari keberhasilan perawatan lebih tinggi nilainya dari uang yang diterima.

Pesan : “Jadilah kita semua Hamba yang tahu bersyukur.”

“Sesungguhnya Allah SWT telah menurunkan penyakit dan obat, dan menjadikan untuk kamu bahwa setiap penyakit ada obatnya. oleh karena itu berobatlah, tetapi jangan berobat dengan yang haram.” (HR. Abu Daud)

Demikian beberapa hal utama yang menjadi Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Pengobatan dalam Kedokteran Islam yang diajarkan di HNI HPAI

KHT 1 Bagian 6 : Dasar-dasar Thibun Nabawi

Syarat Thibun Nabawi ( Kedokteran Islam ) – KHT 1 Bagian 1. 3

Materi Kuliah Syarat Thibun Nabawi( kedokteran Islam ) ini khusus untuk Internal Agen HNI HPAI dan tidak untuk dipergunakan secara umum. Mohon untuk tidak membagikannya melalui media apapun termasuk sosial media dan website kecuali untuk Agen di Jaringan Anda!

Kuliah Herba Thibun Nabawi ( KHT 1 )

Bagian 3

Syarat Thibbun Nabawi Dalam Kedokteran Islam

Materi Sebelumnya : KHT 1 Bagian 2 – Health Management dan Konsep Kekuatan Fitrah

Syarat Thibun Nabawi
Salah satu kegiatan Training KHT di HNI HPAI Sebagai Peningkatan Life Skill Agen HNI HPAI

 

Apa yang Menjadi Syarat Thibun Nabawi dalam Kedokteran Islam yagn dipelajari di HNI HPAI?

Konsep Kedokteran Islam merupakan konsep pengobatan yang menekankan pada tiga sumber utama yaitu Ilahiah, Alamiah dan llmiah.

Pengobatan ini dilandasi oleh sebuah keyakinan yang kuat bahwa hakekat penyembuhan yang sebenarnya berasal dari Allah swt yang bersifat As-Syafi’ (Maha Pemberi Kesembuhan) serta ketepatan (kemujaraban) penawar (obat) menjadi pegangan.

Sebagaimana firman Allah SWT:

“Hai manusia , sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran (Al-Quran) dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit- penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Yunus [10] ayat 57).

“Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia An-Nahl [16] ayat 69).

Gunakanlah dua penyembuh: madu dan al-Quran (HR. lbnu Majah dan Al-Hakim).

Ahli herba melihat madu itu sebagai sumber alamiah sedangkan Al-Quran sebagai sumber ilahiah.

Ilahiah bermakna bahwa segala penyakit yang berlaku adalah dari Allah dan Allah pula yang sebenarnya menyembuhkan penyakit tersebut. Sementara manusia berikhtiar bersungguh-sungguh menggunakan ilmu yang diberikan Allah kepadanya.

Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda: “Berobatlah kamu, karena sesungguhnya Allah SWT menurunkan penyakit, Dia (Allah SWT) juga yang menurunkan obatnya.“(HR.Ahmad)

Perawataan akan lebih berkhasiat apabila perawat sendiri mempunyai hubungan yang kuat dengan Allah SWT. Doa adalah inti Kedokteran Islam. Tawakal merupakan pelengkap, sementara kemujaraban dan ilmu menjadi dasar tindakan :

DOA – ILMU – TAWAKAL

Syarat Thibun Nabawi Dalam kedokteran Islam
Salah Satu Buku Panduan Kuliah Herbal Thibun nabawi yang membahas Syarat Thibun Nabawi Dalam kedokteran Islam

Dengan demikian sumber Ilahiah memberikan keyakinan bahwa hakekat penyembuhan itu dari Allah SWT yang bersifat As Syafi’ (Maha Penyembuh). Pasien juga didekatkan dengan Allah melalui nasihat dan tuntunan beribadah dengan benar serta menjauhi sifat-sifat mazmumah (tercela).

Alamiah ialah menggunakan semua sumber alam yang ada di atas muka bumi ini, seperti tumbuh-tumbuhan, batu-batuan dan hewan. Pengkajian yang luas kepada bagian-baglan tumbuhan seperti akar, batang, daun, kulit, buah, bunga dan bagian tumbuhan yang lain.

Sumber alamiah menggunakan herba-herba yang terpilih menggunakan disiplin herba yang teratur. Sejarah mencatat herba telah digunakan sebagai sumber pengobatan sejak berabad-abad tahun yang lalu dan diperkirakan lebih dari 20.000 spesies herba telah digunakan di seluruh dunia.

Ilmiah, salah satu syarat yang utama dalam praktek pefngobatan Thibbun Nabawi/kedokteran Islam adalah pengobatannya masuk akal. Dapat dijelaskan melalui pengetahuan kekinian.

Bukan praktek pengobatan yang mengada-ada.

Demikian Materi Syarat Thibun nabawi dalam Praktek Kedokteran Islam HNI HPAI yang bisa anda pelajari sebagai Ahen HNI HPAI di Seluruh Daerah.

Materi Selanjutnya Bisa dibaca di Materi 1 bagian 4 : Prinsip – Prinsip Pengobatan Dalam kedokteran Islam

Tips SEO

Sebagian Besar pegunjung menemukan halaman ini karena menggunakan salah satu dari query kata kunci berikut ahli ilmu kedokteran islam, ahli kedokteran islam, bidang kedokteran islam, buku kedokteran islam, cendikiawan islam di bidang kedokteran, etika kedokteran dalam islam, hubungan islam dengan kedokteran, hukum ilmu kedokteran dalam islam, hukum mempelajari ilmu kedokteran dalam islam, ilmu kedokteran agama islam, ilmu kedokteran dalam islam, syarat Thibun nabawi

Ilmu kedokteran islam, ilmu kedokteran menurut islam, ilmuwan islam bidang kedokteran, kajian kedokteran islam, kedokteran dalam islam, kedokteran islam, kedokteran islam hpai, kedokteran islam thibbun nabawi, kedokteran islam vs kedokteran barat, kedokteran menurut islam, kesehatan kedokteran islam, kitab kedokteran islam, konsep kedokteran islam, kuliah kedokteran islam, makalah ilmu kedokteran dalam islam, makalah kedokteran islam, pakar kedokteran islam, penemu kedokteran islam, pengertian ilmu kedokteran islam, perkembangan kedokteran dalam islam, pertanyaan tentang kedokteran islam, prinsip kedokteran islam, sejarah ilmu kedokteran dalam islam

Konsep Kekuatan Fitrah dan Total Health Management – KHT 1 Bagian 1. 2

Materi Kuliah Hakikat Thibunnabawi ( kedokteran Islam ) ini khusus untuk Internal Agen HNI HPAI dan tidak untuk dipergunakan secara umum. Mohon untuk tidak membagikannya melalui media apapun termasuk sosial media dan website kecuali untuk Agen di Jaringan Anda!

Kuliah Herba Thibun Nabawi ( KHT 1 )

Bagaian 2

Total Health Management dan Konsep Kekuatan Fitrah Dalam Kedokteran Islam

Total Health management

Materi Kuliah Thibun Nabawi sebelumnya bisa diakses pada Bagian Pertama KHT 1: Hakikat Kedokteran Islam.    

Thibbun Nabawi / kedokteran Islam merupakan sebuah sistem Pengobatan yang bersifat menyeluruh yakni mengobati penyakit tidak saja dari aspek fisik, tetapi juga dari aspek spiritual, mental dan emosi.

Kuliah Herba Thibunnabawi - Konsep Kekuatan Fitrah
Buku Kuliah Herba Thibunnabawi HNI HPAI, salah satu life skill training yang bisa diakses agen HNI

Istilah ini dikenal sebagai istilah THM (Total Health Management) dimana tujuannya ialah mengembalikan kekuatan fitrah agar tubuh dapat mengobati dirinya sendiri (self healing) melalui proses kimia tubuh yang sangat kompleks.

Sesungguhnya Allah SWT telah membekali setiap tubuh manusia dengan satu kekuatan fitrah alami yang bisa digunakan untuk menolak serta menyembuhkan secara pribadi setiap penyakit yang menyerang dirinya.

Kekuatan tersebut dalam dunia kedokteran dikenal dengan sistem imunitas (daya tahan tubuh). Ia berfungsi menghalau masuknya berbagai penyakit yang datang dari luar tubuh baik yang berupa bakteri, virus, maupun patogen-patogen luar.

Konsep Kekuatan Fitrah

Kekuatan fitrah (imunitas tubuh) ditentukan oleh empat aspek : spiritual, mental, emosi, dan fisik.

Dalam Thibbun Nabawi (Kedokteran Islam) yang menentukan kesembuhan tidak hanya aspek fisik semata, melainkan secara keseluruhan aspek. Seseorang yang sakit membutuhkan tidak hanya pil, kapsul, suntikan dan obat fisik lainnya, melainkan lebih dari itu.

a. Spiritual

Spiritual merupakan sesuatu yang berkaitan dengan kalbu, kejiwaan, dan perasaan merasa dekat dengan Allah SWT sebagai yang Maha Menciptakan

Hal ini berupa keikhlasan, kepasrahan, dan prasangka baik atas segala ketentuan Allah SWT. Perasaan ini melahirkan ketenangan, kesabaran, ketabahan dan optimisme tinggi terhadap kesembuhan penyakit yang dideritanya sehingga akan semakin menguatkan kekuatan fltrahnya.

Game Sesi saat training agen stock - Khusus Buat Agen Stock di aceh jaya
Game Sesi saat training agen stock – Khusus Buat Agen Stock di Aceh Jaya

Rasulullah SAW menganjurkan untuk mengingatkan kepada orang yang sakit agar selalu memiliki harapan yang tinggi akan kesembuhannya. Apabila spiritual seseorang baik, maka imunitas tubuhnya akan baik dan kuat.

b. Mental

Aspek mental berkaitan dengan fikiran, cara seseorang berfikir dan menyikapi suatu masalah yang sedang dialami. Banyak orang yang sedang sakit tidak berfikir positif bahwa hal tersebut bentuk kasih sayang dari Allah SWT. Mereka selalu memikirkan yang hilang daripada melihat kebaikan yang masih ada.

Agar selalu memiliki mental yang baik, yaltu dengan selalu memiliki keyakinan kepada Qadha (ketetapan) dan Qadar (ketentuan) Allah SWT yang tinggi, terutama saat tidak sesuai dengan kehendak kita. Sebagaimana terdapat dalam (QS: Al- An’am [6] Ayat: 59).

Mentalitas yang baik akan sangat berperan dalam menentukan imunitas tubuh seseorang baik atau tidak.

c. Aspek Emosi

Emosi berkaitan dengan perasaan yang dirasakan saat menghadapi suatu kejadian. Emosi juga berkaitan dengan pengendalian hawa nafsu. salah satu obat yang terbaik untuk mengendalikan emosi ialah berpuasa dan berdzikir.

“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berdzikir (mengingat) Allah. lngatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”(QS. Ar Ra’ad[13] ayat 28).

Ketldakseimbangan emosi memiliki peran besar menyebabkan ketidakseimbangan hormonal dalam tubuh.

d. Aspek Fisik

Fisik atau tubuh manusia disusun oleh jaringan yang halus dan lembut. Penggunaan bahan kimia sintetis dan penumpukan racun menjadikan tubuh menghadapi tekanan yang berat, lambat laun dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh. Hanya kehalusan dan kelembutan herba dan semua yang alami sajalah yang sesuai dengan fisiologi tubuh manusia.

Demikian Konsep kekuatan Fitrah yang dijadikan sebagai Fundamental Dalam Pengobatan Kedokteran Islam Thibun nabawi HNI HPAI.

Materi Kuliah Thibun Nabawi Selanjutnya Bisa dibaca pada Bagian Ketiga KHT 1 : Syarat Kedokteran Islam

Tips SEO

Sebagian Besar pegunjung menemukan halaman ini karena menggunakan salah satu dari query kata kunci berikut ahli ilmu kedokteran islam, ahli kedokteran islam, bidang kedokteran islam, buku kedokteran islam, cendikiawan islam di bidang kedokteran, etika kedokteran dalam islam, hubungan islam dengan kedokteran, hukum ilmu kedokteran dalam islam, hukum mempelajari ilmu kedokteran dalam islam, ilmu kedokteran agama islam, ilmu kedokteran dalam islam

Ilmu kedokteran islam, ilmu kedokteran menurut islam, ilmuwan islam bidang kedokteran, kajian kedokteran islam, kedokteran dalam islam, kedokteran islam, kedokteran islam hpai, kedokteran islam thibbun nabawi, kedokteran islam vs kedokteran barat, kedokteran menurut islam, kesehatan kedokteran islam, kitab kedokteran islam, konsep kedokteran islam, kuliah kedokteran islam, makalah ilmu kedokteran dalam islam, makalah kedokteran islam, pakar kedokteran islam, penemu kedokteran islam, pengertian ilmu kedokteran islam, perkembangan kedokteran dalam islam, pertanyaan tentang kedokteran islam, prinsip kedokteran islam, sejarah ilmu kedokteran dalam islam