KHT 1 Bagian 1.1 : Hakikat Thibunnabawi ( Kedokteran Islam )

80 / 100

Materi Kuliah Hakikat Thibunnabawi ( kedokteran Islam ) ini khusus untuk Internal Agen HNI HPAI dn tidak untuk dipergunakan secara umum. Mohon untuk tidak membagikannya melalui media apapun termasuk sosial media dan website kecuali untuk Agen di Jaringan Anda!

BAB 1
Hakikat Thibunnabawi ( Kedokteran Islam )

Thibbun Nabawi adalah metode pengobatan yang dijelaskan oleh Rasulullah SAW kepada orang yang mengalami sakit tentang apa yang beliau ketahui berdasarkan wahyu. (Aiman bin “Abdul Fattah, 2005: 102).

Metode pengobatan ini digunakan oleh Rasulullah SAW saat mengobati sakit yang beliau alami, atau yang beliau perintahkan kepada keluarga serta para sahabat yang tengah sakit untuk melakukannya.

Hakikat Thibun Nabawi di HNI HPAI
Buku Panduan Dasar Thibun Nabawi di HNI HPAI yang membahas tentang Hakikat ThibunNabawi

Adapun sumber yang dapat dijadikan rujukan adalah AI-Qur’an, hadits shahih serta atsar para sahabat yang diriwayatkan melalui jalan yang dapat dipertanggungjawabkan menurut kaidah-kaidah ilmu hadits.

Ibnu Qoyyim al-Jauziyah berkata dalam Zaadul Ma’ad (IV/33), “Pengobatan cara Rasulullah SAW memiliki perbedaan dibanding dengan metode pengobatan lainnya.

Karena metode ini bersumber dari wahyu, misykat (petunjuk) kenabian dan akal yang sempurna, maka tentu memiliki derajat kepastian yang menyakinkan disamping memiliki nilai ke-llahiah-an, berbeda dengan metode pengobatan lainnya yang umumnya hanya berdasarkan pikiran manusia, dugaan atau pengalaman semata-mata.” (Syaikh Salim bin ‘led aI-Hilali, 2009)

Metode pengobatan ini sangat meyakinkan untuk menjadi sebab kesembuhan, sedangkan pengobatan lain Iebih banyak merupakan hipotesis (dugaan) karena para dokter merupakan manusia biasa, sedangkan Muhammad SAW merupakan seorang Nabi sekallgus Rasul diimana segala sesuatu yang beliau katakan dan lakukan mutlak kebenarannya.

Pernyataan tersebut berdasarkan firman Allah SWT: “Dan tidaklah yang diucapkannya itu (Al-Our’an) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).”(QS. An-Najm [53] ayat 3-4)

Pengobatan ini bersandar kuat kepada akidah Islamiyah yang menyatakan bahwa Allah SWT adalah pemilik alam semesta ini. Kesembuhan sepenuhnya terletak dl tangan Allah SWT. Dia yang memberikan kesembuhan kepada manusia.

“Dan apabila aku sakrit, Dialah Yang menyembuhkan aku.” (OS. Al-Syu’aro’ [26] ayat 80)

Dalam shahih Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah bahwa ia berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Setiap kali Allah menurunkan penyakit, pasti Allah menurunkan obatnya.” (HR.Bukhari No. 6578)

Pernyataan di atas diperkuat oleh Ibnu Qoyyim yang mengatakan, “Metode pengobatan Nabawi tidak sebagaimana metode para dokter.

Pengobatan Nabawi sifatnya pasti, qoth’l (lafadz AI-Quran yang hanya menunjukkan satu arti tertentu), dan llahi. Bersumber dari wahyu, pelita kenabian. dan kesempurnaan akal. Adapun pengobatan lainnya kebanyakan berlandaskan perkiraan, dugaan dan percobaan-percobaan.”

Memang banyak orang sakit yang tidak mendapatkan manfaat Thibbun Nabawi, karena yang bisa mendapatkan manfaat Thibbun Nabawi adalah siapa yang mau menerimanya dengan percaya dan yakin akan diperolehnya kesembuhan.

Ia menerimanya sepenuh hati, dengan keimanan dan kepatuhan.

AI-Qur’an yang merupakan penyembuh apa yang ada di dalam hati ini, jika tidak diterima dengan penerimaan sepenuh hati, juga tidak akan bisa mewujudkan kesembuhan hati dan berbagai macam penyakit, bahkan tidak menambahkan kepada orang-orang munafik selain dosa-dosa dan penyakit-penyakit yang bertumpuk-tumpuk ” (Amman bin ‘Abdul Fattah, 2005:107)

Rasulullah SAW telah memberi petunjuk tentang banyak obat-obatan, mengajari cara untuk memanfaatkannya. Sehingga diperoleh kesembuhan dengan izmin Allah SWT.

Jika kita mencermati sabda-sabda beliau tentang pengobatan, baik pengobatan yang beliau laksanakan untuk mengobati din sendiri atau Beliau anjurkan kepada orang lain, maka di dalamnya akan kita temukan hikmah yang tidak mampu diterima oleh akal kebanyakan manusia.

 

Kuliah Herba Thibunnabawi HNI HPAI
Kuliah Herba Thibunnabawi, Salah satu Training Agen HNI HPAI Sebagai Life Skill Untuk Agen

Beberapa ajaran dan tuntunan Rasulullah SAW yang mengandung kajian dan nilai – nilai Thibbun Nabawi/ Kedokteran Islam, antara iain:

  • Cara bersuci (thoharoh)
  • Cara berwudhu
  • Istinja dan memegang farji dengan harus tangan kiri
  • Larangan kencing di kolam air yang tergenang
  • Sunnah muakkad untuk berkhitan, memotong kulup pada laki – laki, dan memotong sebagian labia minora
  • yang memanjang bagi wanita
  • Perintah memotong kuku, membersihkan rambut ketiak, dan kemaluan
  • Kewajiban mandi selepas jima'(bersetubuh)
  • Kewajiban membersihkan rumah dan halaman
  • Gerakan-gerakan dalam sholat fardhu dan qiyamul lail
  • Ibadah shaum sunnah dan fardhu
  • Tuntunan mengakhirkan sahur, dan menyegerakan berbuka puasa
  • Larangan makan-minum sambil berdiri, berbaring, minum dalam satu kali nafas.
  • Keharusan mencuci tangan sebelum makan
  • Larangan makan sampai terlalu kenyang dan tidur selepas makan.
  • Di-HARAM-kannya bangkai, darah, babi, sembelihan untuk berhala, dan khamar, baik basah atau pun kering,
  • sedikit ataupun banyak
  • Dimakruhkannya (lebih pada haram) binatang buas dan bertaring
  • Anjuran melihat warna-warna hijau
  • Larangan mencukur bulu alis, mencacah (tato), dan mengikir gigi.
  • Larangan keluar dari sebuah negeri atau daerah ketika terjangkit penyakit menular
  • Larangan menyatukan hewan sakit dan hewan sehat
  • Larangan berobat dengan zat yang HARAM.
  • Anjuran memberi harapan pada seorang penderita
  • Disebutkannya madu sebagai obat dalam Al-Quran dan Al-Hadits
  • Disebutkannya kurma, zaitun, habba sauda (Jintan hitam) sebagai obat dalam hadits
  • Anjuran tidak memakan makanan yang panas, dan tidak meniup makanan dan minuman.
  • Disebutkan dan sangat dianjurkannya al-Hijamah (bekam) sebagai sebaik-baiknya terapi pengobatan, dll.

Hal diatas merupakan sunatullah dalam kehidupan sehari-hari seorang muslim. Apabila terdapat beberapa diantaranya yang tidak dilaksanakan, maka akan terjadl ketidakharmonisan dalam kehidupan kita.

Bagian Kedua Materi KHT 1 : Health Mangement dan Konsep Kekuatan Fitrah

 

Jika anda berminat untuk mempelajari Konsep kesehatan Thibun Nabawi bersama HNI HPAI, anda bisa mendaftar menjadi Agen dengan Biaya 10 ribu rupiah untuk sekali seumur hidup.

Selanjutnya anda bisa mengikuti pelatihan thibun nabawi yang disediakan oleh perusahaan bersama para ahli kesehatan Herba atau Herbalis dan Ahli kedokteran Islam HNI HPAI.

Silahkan hubungi admin di 082216902775 atau 081350833474 untuk registrasi.

Tips SEO

Sebagian Besar pegnujung menemukan halaman ini karena menggunakan salah satu dari query kata kunci berikut ahli thibbun nabawi, hakikat thibunnabawi, apa yang dimaksud thibbun nabawi, apakah thibbun nabawi, arti thibbun nabawi, asosiasi thibbun nabawi indonesia, ath thibbun nabawi kota bks jawa barat, belajar thibbun nabawi, belajar thibbun nabawi online, buku pengobatan thibbun nabawi, buku thibbun nabawi, contoh thibbun nabawi, dalil thibbun nabawi, thibun nabawi hni hpai

Definisi thibbun nabawi, grup wa thibbun nabawi, hadits tentang thibbun nabawi, hidup sehat thibbun nabawi, ilmu thibbun nabawi, kajian thibbun nabawi, kandungan thibbun nabawi, kuliah thibbun nabawi bandung, maksud thibbun nabawi, manfaat thibbun nabawi menurut islam, pengertian thibbun nabawi, pengobatan thibbun nabawi, pengobatan thibbun nabawi agar cepat hamil, pengobatan thibbun nabawi asam lambung, perbedaan thibbun nabawi dengan kedokteran barat, ramuan herbal ala thibbun nabawi, resep thibbun nabawi, ruqyah thibbun nabawi, terapi thibbun nabawi, testimoni thibbun nabawi, thibbun nabawi bandung, thibbun nabawi bogor, thibbun nabawi dalam islam, thibbun nabawi di bandung, thibbun nabawi herbal, thibbun nabawi ibnu qayyim, thibbun nabawi ibnul qayyim al jauziyah, thibbun nabawi menurut sunnah, thibbun nabawi minyak zaitun, thibbun nabawi sesuai sunnah